Jumat, 09 Oktober 2009
Selasa, 29 September 2009
CABUT GELISAH INI, YA.... ALLAH
Selimut yang tak Menghangatkan Lagi
Rasa Itu Hadir Kembali
Jumat, 25 September 2009
GAIRAH CINTA
InDahnya CinTa
Dan pabila sayapnya merangkummu, pasrahlah serta menyerah,
walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu.
Dan jika dia bicara kepadamu, percayalah,
walau ucapannya membuyarkan mimpimu,
bagai angin utara mengobrak-abrik pertamanan.
Sebab sebagaimanan cinta memahkotaimu, demikian pula, dia menyalibmu.
Demi pertumbuhanmu, begitu pula demi pemangkasanmu.
Sebagaimana dia membubung, mengecup puncak-puncak ketinggianmu,
membelai mesra ranting-ranting terlembut yang bergetar dalam cahaya matahari,
demikian pula dia menghujam ke dasar akarmu, menguncang-guncangnya dari ikatanmu dengan tanah.
Laksana butir-butir gandum kau diraihnya,
ditumbuknya kau sampai polos telanjang,
diketamnya kau, agar bebas dari kulitmu, digosoknya,
sehingga menjadi putih bersih,
diremas-remasnya manjadi bahan yang lemas dibentuk.
Dan akhirnya diantar kepada api suci,
laksana roti suci yang dipersembahkan pada pesta kudus Tuhan.
Demikianlah pekerti cinta atas diri manusia, supaya kau pahami rahasia hati, dan kesadaran itu
menjadikanmu segumpal hati kehidupan.
Nmaun jika dalam kecemasan, hanya kedirian cinta dan kesenangannya yang kau cari,
maka lebih baiklah bagimu menutupi tubuh.
Lalu menyingkir dari papan penempaan, memasuki dunia tanpa musim,
dimana dapat tertawa, namun tidak sepenuhnya.
Tempat kaupun dapat menangis namun tidak sehabis air mata.
Cinta tidak memberikan apa-apa, kecuali keseluruhan dirinya, utuh-penuh,
pun tidak mengambil apa-apa, kecuali dari dirinya sendiri.
Cinta tidak memiliki ataupun dimiliki.
Karena cinta telah cukup untuk dicinta.
Pabila kau mencintai, janganlah berkata,"Tuhan ada didalam hatiku".
Tetapi sebaiknya engkau merasa, "Aku berada di dalam Tuhan".
pun jangan mengira, bahwa kau dapat menentukan arah jalannya cinta karena cinta,
pabila kau telah dipilihnya, akan menentukan perjalanann hidupmu.
Cinta tiada berkeinginan selain mewujudkan maknanya.
Namun jika kau mencintai disertai berbagai keinginan,
ujudkanlah ia demikian : meluluhkan diri, mengalir bagaikan kali, yang menyanyikan lagu persembahan malam,
mengenali kepedihan kemesraan yang terlalu dalam,
merasakan luka akibat pengertianmu sendiri tentang cinta.
Dan meneteskan darah suka rela serta suka cita,
terjaga di fajar subuh dengan hati seringan awan.
Mensyukuri hari baru penuh sinar kecintaan.
Istirah di terik siang merenungkan puncak-puncak getaran cinta.
Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari,
dari sebuah nyanyian puji syukur tersungging di bibir senyum
(kahlil gibran)
Senin, 03 Agustus 2009
Akhir suatu Pergulatan
Pergulatan kali ini terasa berat dan melelahkan
Seolah berjalan tanpa arah dan tujuan
Tiap helaan nafas terasa sesak menghimpit
Menggapai tuk meraih tumpuan
Hanya dingin yang sunyi tersamar
Ingin ku lempar semua kepenatan ini
Dihamparan wajah terangnya rembulan
Ragaku menggeliat kaku tertimbun lembaran-lembaran bisu
Mana matamu? Mana rasamu? Mana pedulimu?
Berjuta tanya menyumbat tenggorokan
Kosong dan bisu adanya
Ketika kesadaran menyergapku
Kaki berontak mengajak berlari
Membawa dada penuh hasrat
Terseok tak menghilangkan niat
Harus selesai sampai disini
Pergulatan kali ini memang berat dan melelahkan
Tapi, tak cukup menghalangi harapanku
Memenangi impian masa lalu
Merangkai tiap jiwa dalam alunan nada
Puas memandang potret diri
Ternyata,….
Pergulatan kali ini tidak terlalu berat dan melelahkan
Renungan tentang Hidup Lebih Berharga Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api, tapi satu batang korek api dapat membakar jutaa...
-
Sayap- Sayap Patah Wahai langit .... Tanyakan pada-Nya Mengapa Dia menciptakan sekeping hati ini Begitu rapuh dan mudah terluka Saat d...
-
BAGI SAHABATKU YANG TERTINDAS Wahai engkau yang dilahirkan di atas ranjang kesengsaraan, diberi makan pada dada penurunan nilai, yang ...
-
NASIHAT JIWAKU Jiwaku berkata padaku dan menasihatiku agar mencintai semua orang yang membenciku, Dan berteman dengan mereka yang memfi...