Sabtu, 07 Agustus 2010

Cinta yang Agung - Kahlil Gibran

Cinta yang Agung

Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata 'Akuturut berbahagia untukmu'
Apabila cinta tidak berhasil...
BEBASKAN dirimu...
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI ..
Ingatlah...
bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya..
tapi..
ketika cinta itu mati..
kamu TIDAK perlu mati bersamanya...
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang..
MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh

(Kahlil GIbran)

Mencintai - Kahlil Gibran

Mencintai

BUKANlah bagaimana kamu melupakan..
melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN..
BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan..
melainkan bagaimana kamu MENGERTI..
BUKANlah apa yang kamu lihat..
melainkan apa yang kamu RASAKAN..
BUKANlah bagaimana kamu melepaskan..
melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati...
dibandingkan menangis tersedu2...
Air mata yang keluar dapat dihapus..
sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang..
Akan tiba saatnya di mana kamu harus berhenti mencintai seseorang
BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita
MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia, apabila kita melepaskannya.
Apabila kamu benar2 mencintai seseorang,
jangan lepaskan dia..
jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar2 mencintai
MELAINKAN... BERJUANGLAH demi cintamu
Itulah CINTA SEJATI
Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan
DARIPADA berjalan bersama orang 'yang tersedia'
Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai
DARIPADA orang yang berada di sekelilingmu
Lebih baik menunggu orang yang tepat
karena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang hanya dengan 'seseorang'

(Kahlil Gibran)

Lagu Ombak - Kahlil Gibran

Lagu OMbaK
Pantai yang perkasa adalah kekasihku,
Dan aku adalah kekasihnya,
Akhirnya kami dipertautkan oleh cinta,
Namun kemudian Bulan menjarakkan aku darinya.
Kupergi padanya dengan cepat Lalu berpisah dengan berat hati.
Membisikkan selamat tinggal berulang kali.
Aku segera bergerak diam-diam Dari balik kebiruan cakerawala
Untuk mengayunkan sinar keperakan buihku
Ke pangkuan keemasan pasirnya
Dan kami berpadu dalam adunan terindah.
Aku lepaskan kehausannya
Dan nafasku memenuhi segenap relung hatinya
Dia melembutkan suaraku dan mereda gelora di dada.
Kala fajar tiba, kuucapkan prinsip cinta di telinganya, dan dia memelukku penuh damba
Di terik siang kunyanyikan dia lagu harapan
Diiringi kucupan-kucupan kasih sayang
Gerakku pantas diwarnai kebimbangan
Sedangkan dia tetap sabar dan tenang.
Dadanya yang bidang meneduhkan kegelisahan
Kala air pasang kami saling memeluk
Kala surut aku berlutut menjamah kakinya
Memanjatkan doa Seribu sayang, aku selalu berjaga sendiri
Menyusut kekuatanku.
Tetapi aku pemuja cinta,
Dan kebenaran cinta itu sendiri perkasa,
Mungkin kelelahan akan menimpaku,
Namun tiada aku bakal binasa.

(Kahlil Gibran)

Nyanyian Sukma - Kahlil Gibran

Naynyian SuKma
Di dasar relung jiwaku
Bergema nyanyian tanpa kata;
sebuah laguyang bernafas di dalam benih hatiku,
Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya,
dan mengalirkan sayang,
Namun bukan menyentuh bibirku.
Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?
Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Kerna aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.
Pabila kutatap penglihatan batinku
Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.
Air mataku menandai sendu
Bagai titik-titik embun syahdu Yang membongkarkan rahsia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.
Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan 'Cain' atau 'Esau' manakahYang mampu membawakannya berkumandang?
Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya?
Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam,Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?
Siapa berani memecah sunyiDan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?
Insan mana yang beranimelagukan kidung suci Tuhan?


(Kahlil Gibran)

kisahku - Kahlil Gibran

KisahKu
Dengarkan kisahku... .
Dengarkan,
tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku:
kerana belas kasihan menyebabkan kelemahan, padahal aku masih tegar dalam penderitaanku..
Jika kita mencintai,
cinta kita bukan dari diri kita, juga bukan untuk diri kita.
Jika kita bergembira,
kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita, tapi dalam Hidup itu sendiri.
Jika kita menderita,
kesakitan kita tidak terletak pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam.
Jangan kau anggap bahawa cinta itu datang kerana pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus.
Cinta adalah tunas pesona jiwa,
dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat,
ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi.
Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran,
yang terbuka namun rahsia;
ia hanya dapat difahami melalui cinta,
hanya dapat disentuh dengan kebaikan;
dan ketika kita mencuba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal wap

(Kahlil Gibran)

Senin, 18 Januari 2010

Dunia Sophie

Dunia Sophie (Sebuah Novel Filsafat)

Pengarang : Jostein Gaarder
Penerbit : Mizan Pustaka
Tahun terbit : 2004
Disusun oleh : Theresia Heti


Jika kita mendengar kata “ Filsafat “, maka yang pertama kali terlontar dalam benak kita adalah serangkaian kata-kata yang sukar dicerna karena membicarakan permasalahan yang terlalu jauh dari bumi alias mengawang-awang. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa bila bicara tentang filsafat, semakin kita dibuat bingung maka semakin berhasil kita mempelajari filsafat ??? Benarkah demikian ?
Ternyata, pernyataan tersebut tidak selalu benar, terbukti dalam buku Dunia Sophie ini, dunia filsafat dibuat dalam bentuk novel dengan kata-kata yang cukup mudah dipahami. Menarik sekali penyampaian novel ini karena filsafat yang terkesan sulit dan jauh dari bumi menjadi sesuatu yang bermakna dan mudah dicerna. Buku ini berusaha menyajikan pertanyaan-pertanyaan filosofis yang bermanfaat bagi semua orang karena pertanyaan-pertanyaan tersebut sangat mendasar tentang makna dan tujuan hidup.
Tokoh utama dalam buku ini adalah Sophie Amundsend seorang pelajar sekolah menengah berusia empat belas tahun. Ia tinggak bersama dengan ibunya, sedangkan ayahnya seorang nakhoda kapal tanker dan selalu bepergian sepanjang tahun. Perjumpaan Sophie dengan filsafat diawali ketika Ia pulang sekolah, Ia menemukan sebuah surat misterius yang hanya berisi satu pertanyaan, “ Siapa kamu? “. Selanjutnya, hampir setiap hari Sophie mendapat surat misterius yang mempertanyakan pertanyaan-pertanyaan mendasar. Dari situlah Sophie mengajak pembaca untuk mempelajari sejarah filsafat dan memasuki dunia filsafat.
Sophie berusaha untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepadanya dengan dibantu oleh surat yang misterius pula. Surat-surat tersebut mengajak Sophie untuk berfikir dan melakukan refleksi untuk mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. Selanjutnya, Sophie mengajak pembaca untuk menyelami dunia filsafat melalui perenungannya, dimulai dari sejarah keberadaan dunia, mitos-mitos yang menggambarkan cerita mengenai dewa-dewa yang menjelaskan mengapa kehidupan berjalan seperti adanya. Lalu Sophie dikenalkan dengan para filosof alam, yaitu mereka yang menaruh perhatian pada alam dan proses-prosesnya. Filosof alam yang besar pada jamannya adalah Democritus (kira-kira 460 – 370 SM). Democritus berasal dari kota kecil Abdera di Pantai Utara Aegea. Democritus yang menemukan Teori Atom, Dia percaya bahwa alam terdiri atas atom-atom yang jumlahnya tak terhingga dan beraneka ragam.
Sophie diajak berkenalan dengan orang-orang Yunani kuno yang percaya bahwa mereka dapat bertanya pada peramal mengenai nasib atau takdir mereka. Orang Yunani juga percaya bahwa sejarah dunia pun diatur oleh takdir, bahkan penyakit dapat dianggap sebagai akibat campur tangan Ilahi. Di zaman ini lahirlah pendiri ilmu pengobatan Yunani, yaitu Hippocrates. Ia mengatakan pelindung paling penting untuk melawan penyakit adalah sikap tidak berlebihan dan cara hidup yang sehat, ” Jiwa yang sehat didalam badan yang sehat ”. Hippocrates juga memperkenalkan ”Etika Medis”, yaitu seorang dokter harus mempraktekkan ilmu pengobatan sesuai dengan aturan-aturan etika tertentu.
Selanjutnya, Sophie berkenalan dengan tiga orang filsuf terkenal yang pemikirannya mempengaruhi peradaban Eropa. Mereka tiga generasi guru – murid, yaitu Socrates, Plato, dan Aristoteles. Socrates adalah filosof besar pertama yang dilahirkan di Athena. Socrates tidak pernah menuliskan pemikirannya, Ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di alun-alun dan pasar untuk berbicara dengan orang-orang yang ditemuinya disana. Hakikat dari seni Socrates adalah ” Berdiskusi”, Ia tidak ingin menggurui orang lain. Sebaliknya Ia memberi kesan sebagai seseorang yang selalu ingin belajar dari orang lain. Ia hanya mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk memulai percakapan, seakan-akan Ia tidak tahu apa-apa. Dalam diskusi itu, Dia biasanya berhasil membuat para penentangnya mengakui kelemahan argumen-argumen mereka dan karena tersudut akhirnya menyadari apa yang benar dan apa yang salah. Socrates dihukum mati dengan meminum racun cemara, ketika Ia mengatakan bahwa Ia selalu menyimpan ”Suara Ilahi” dalam dirinya. Ia didakwa telah meracuni kaum muda dengan memperkenalkan dewa-dewa baru serta tidak mempercayai dewa-dewa Yunani Kuno. Perenungan Sophie terhadap ajaran Socrates mengenai Suara Ilahi dilihat dari refleksi surat misterius yang diterimanya, yaitu ” Dapatkah kamu menjalani kehidupan yang bahagia jika kamu terus melakukan hal-hal yang jauh di lubuk hati kamu tahu salah? Banyak sekali orang berbohong dan menjelek-jelekkan orang lain. Apakah mereka sadar bahwa semua itu tidak benar atau tidak adil? Apakah kamu pikir orang-orang itu bahagia?” Menurut Soctares tidak.
Pemikiran Plato (murid Socrates) tentang gagasan ”Negara Ideal”, yaitu suatu negara bayangan dan ideal atau yang dinamakan Utopis. Palto percaya negara hendaknya diperintah oleh para filosop. Plato mendasarkan penjelasanya pada susunan tubuh manusia. Menurut Plato, tubuh manusia terdiri dari tiga bagian : kepala, dada, dan perut. Akal terletak di kepala, kehendak di dada, dan nafsu terletak di perut. Masing-masing bagian ini memiliki keinginan. Akal mencita-citakan kebijaksanaan, kehendak mencita-citakan keberanian, dan nafsu harus dikekang agar kesopanan dapat ditegakkan. Jika negara dibangun seperti susuna tubuh manusia, maka negara mempunyai pemimpin, pembantu, dan pekerja. Plato menulis kitab Hukum, yang menggambarkan negara konstitusional sebagai negara ideal kedua setelah negara filosofis. Plato pula filosop pertama yang mendukung sekolah anak-anak diorganisasi oleh negara dan pendidikan full time.
Filosof Yunani terbesar yang terakhir adalah Aristoteles. Ia murid dari Plato dan dilahirkan di Macedonia dan belajar di akademi Plato ketika Plato berusia 61 tahun. Aristoteles adalah seorang organisator ulung yang mendirikan ilmu Logika. Dia menunjukkan sejumlah hukum yang mengatur kesimpulan-kesimpulan atau bukti-bukti yang sah. Contohnya adalah : ”Semua makhluk hidup akan mati” (premis pertama), dan kemudia ”Hermes adalah makhluk hidup” (premis kedua), maka dapat disimpulkan bahwa ” Hermes akan mati”. Aristoteles mengemukakan tiga konstitusi yang baik, yaitu monarki atau kerajaan yang berarti hanya ada satu kepala negara, aristokrasi dimana ada sekelompok besar atau kecil pemimpin, dan terakhir adalah policy yang berarti demokrasi.
Selanjutnya, Sophie diajak untuk menjelajahi dunai filsafat sejak zaman Aristoteles menjelang akhir abad keempat SM hingga awal abad pertengahan sekitar 400 M. Periode ini dikenal sebagai Helenisme yang mengacu pada periode atau kebudayaan yang didominasi Yunani ditiga kerajaan Yunani yaitu Macedonia, Syria, dan Mesir. Diperiode inilah lahir seorang Penyelamat Dunia yaitu Yesus Kristus dari Nazaret. Yesus adalah seorang Yahudi dan bangsa Yahudi termasuk kebudayaan Semit, sedangkan bangsa Yunani dan Romawi merupakan kebudayaan Indo-Eropa yang dipengaruhi oleh kepercayaan mereka pada dewa-dewa yang banyak jumlahnya (Politeisme).
Kita selanjutnya diajak ke abad pertengahan yang berarti periode antara dua zaman yang berbeda, dimana abad pertengahan sebagai periode seribu tahun pertumbuhan. Sistem sekolah dikembangkan pada abad pertengahan (didirikannya sekolah biara, sekolah katedral, tahun 1200 universitas pertama didirikan, subjek-subjek yang diajarkan dikelompokkan ke dalam berbagai fakultas). Di abad pertengahan ini pula mulai terjadi keretakan pada kebudayaan penyatu agam Kristen. Filsafat dan ilmu pengetahuan semakin menjauh dari teologi gereja.
Setelah abad pertengahan, lahir zaman Renaisans yang berarti kelahiran kembali. Yang dilahirkan kembali adalah kesenian dan kebudayaan Yunani Kuno. Renaisans jauh lebih dikenal karena tekanannya pada individualisme, kita bukan hanya umat manusia, kita adalah individu-individu yang unik. Gagasan ini mendorong lahirnya pada pemujaan yang tak terkendali pada kecerdasan pikiran. Maka yang ideal, manusia renaisans adalah manusia dengan kecerdasan universal yang mencakup seluruh aspek kehidupan, kesenian, dan ilmu pengetahuan.
Perjalanan Sophie menjelajahi dunia filsafat masih panjang, Ia akan mengajak kita melewati Zaman Barok (...seperti dalam mimpi...), pemikiran filsof Descartes, Spinoza, Hume, Locke, Berkeley, dan Bjerkely sebelum menginjak zaman pencerahan. Zaman pencerahan menjadi dasar bagi suatu masyarakat yang lebih baik. Orang-orang beranggapan bahwa kemiskinan dan penindasan merupakan akibat dari kebodohan dan takhayul. Karena itu, di zaman pencerahan perhatian besar dipusatkan pada pendidikan anak-anak dan rakyat. Sekolah dibuka sejak abad pertengahan, pedagogi sejak zaman pencerahan. Pada zaman ini, lahir filosof terkenal dari Jerman yiatu Imanuel Kant yang mengemukanan hukum kausalitas (manusia menerima segala sesuatu yang terjadi sebagai masalah sebab dan akibat).
Selanjutnya adalah Romantisisme yaitu masa kebudayaan besar terakhir di Eropa. Masa Romantisisme ditandai dengan lahirnya puisi, filsafat, seni, ilmu pengetahuan, dan musik. Kerinduan akan sesuatu yang jauh dan tak terjangkau menjadi ciri khas kaum romantisisme. Mereka merindukan masa-masa yang telah lama lewat, filsof romantisisme yang terkenal adalah Hegel. Pada abad terakhir diperkenalkan pemikiran Karl Marx yang mengusung kediktatoran kaum proletar (kaum proletar menekan kaum borjuis dengan paksa). Marxisme mendorong timbulnya pemberontakan-pemberontakan besar. Disamping itu juga dibicarakan pemikiran Darwin yang membuktikan bahwa manusia merupakan hasil dari suatu evolusi biologis yang berlangsung lambat. Sedangkan Freud membicarakan bawah sadar mengungkapkan tindakan-tindakan manusia sering merupakan akibat dari desakan dan instink hawaniah.
Akhir perjalanan, Sophie mengajak kita menelaan keberadaan bumi diantara palnet-planet dalam gugusan bimasakti. Juga dibicarakan pemikiran ahli astronomi yang beranggapan ” Akan ada dentuman besar lain dan alam raya akan mulai mengembang lagi. Sebab hukum alam yang sama tetap bekerja. Dan kemudian bintang-bintang dan galaksi-galaksi baru akan terbentu”. Terdapat dua skenario menurut anggapan ahli astronomi mengenai masa depan alam raya. Alam raya mungkin terus mengembang selamanya sehingga galaksi-galaksi akan semakin terbawa menjauh – atau alam raya akan mulai menkerut lagi. Tapi, mengenai waktunya kapan, para astronomi belum dapat memastikannya.

Kamis, 07 Januari 2010

Pope Joan

Sebuah novel yang sangat controversial, kaya imajinasi, menginspirasi, menakjubkan, memukau, dan penuh warna. Tentang perjuangan seorang perempuan untuk belajar walaupun menghadapi berjuta tantangan dari keluarga dan masyarakatnya. Novel yang mengajak pembaca menjelajahi sejarah gereja dari mata seorang perempuan yang pada masa itu digolongkan sebagai kaum kelas dua. Seorang perempuan yang menorehkan pena emas dalam buku sejarah gereja Kalolik dunia, namun selama ribuan tahun keberadaannya diingkari karena dianggap aib bagi sejarah gereja Katolik.
Johanna atau biasa dipanggil Joan, merupakan anak perempuan satu-satunya dari tiga bersaudara pasangan seorang imam (Kanon) dan Gudrun (seorang perempuan Saxon). Pada masa itu, keberadaan perempuan sangat tidak diperhitungkan sama sekali. Anak perempuan tidak boleh belajar membaca dan menulis, apalagi bersekolah. Joan belajar membaca melalui kakaknya (Matthew) hingga pada suatu hari, seorang asing datang ke rumahnya dan mendapati Dia sangat pintar membaca dan menulis. Orang asing itu adalah utusan Uskup yang mencari anak2 pintar untuk disekolahkan di Dorstadt. Orang asing tersebut meminta pada orang tuanya untuk membiarkannya mengajak Joan pergi ke Dorstadt untuk memulai studi di katedral sesuai perinah uskup. Orang tua Joan mengijinkannya namun Dia meminta orang asing itu untuk mengajak serta kakak keduanya yang bernama John.
Di istana keuskupan itulah Joan dan kakaknya John memulai pendidikan formalnya. Disana pula Joan menemukan cinta pertamanya yang kandas. Ketika terjadi penyerbuan orang Viking dan Saracen yang menyebabkan ambruknya kekaisaran Karolingian, Joan menyamar menjadi seorang laki-laki dan mengganti namanya menjadi John (kakaknya John meninggal dibunuh dalam penyerbuan tersebut). Disinilah dimulainya perjalanan panjang Joan dalam samarannya menjadi seorang laki-laki dan masuk ke pertapaan Benediktin. Joan mengganti namanya menjadi Bruder John Anglicus. Karena kepandaiannya, Dia dikenal sebagai seorang akademisi dan tabib. Perjalanan kariernya menghantarkan Bruder John Anglicus ke Roma. Walau diterpa berbagai politik dalam lingkungan keuskupan Roma, Bruder John Anglicus berhasil menduduki tempat tertinggi dalam gereja Katolik yaitu sebagai Sri Paus Bapak Suci.
Ketika cinta pertama Sri Paus Joan hadir kembali, Dia tidak bias mengingkari kodratinya sebagai wanita. Ditengah bencana alam yang tengah dialami rakyatnya, Sri Paus Joan terperankap dalam dekapan mantan kekasihnya. Hal ini membuahkan akhir yang tragis bagi Paus Joan yang telah membohongi dan membodohi gereja Katolik dengan penyamarannya sebagai laki-laki dengan terbongkarnya kedok tersebut melalui cara yang sangat tragis, Gereja Katolik menganggap peristiwa tersebut sebagai aib terbesar dan menghapus semua catatan dan keberadaan Sri Paus Joan dalam sejarah gereja Katolik.
Wah,…. Pokoknya akhir yang sangat tragis sekali. Kalau pembaca penasaran, silahkan cari bukunya dan baca sendiri.

Renungan tentang Hidup Lebih Berharga  Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api,  tapi satu batang korek api dapat membakar jutaa...